Perkembangan Kamera Dari Zaman Ke Zaman


  

Mulai Dari Yang Paling Rumit Hingga Modern

    Perkembangan zaman mempunyai dampak yang luar biasa terhadap setiap aspeknya. Entah itu budaya, pendidikan, busana, terlebih mengenai teknologi. Teknologi mempunyai perkembangan yang begitu pesat. Dari peralatan yang masih tradisonal hingga berubah menjadi modern. Persaingan antar perusahaan kerap sering terjadi, produk – produk unggulan selalu bermunculan untuk mencapai puncak kejayaan. Kamera tidak mengalami penurunan sama sekali sejak muncul smartphone sebagai pesaing andalan.Kamera sudah diperkenalkan mulai perang dunia I, yang pada kala itu masih menggunakan peralatan yang begitu rumit penggunaanya. Berbanggalah bagi kalian yang sempat merasakan bagaimana menggunakan kamera pada zaman dahulu. Berikut beberapa kamera dari masa ke masa :
    
    Kamera Obscura
  
Ini adalah tekonlogi pengambilan pada abad silam, pertama kali di gunakan oleh seorang seniman asal Han Cina Mozi. Pada kal itu, belum ada seseorang yang mengabadikan sebuah moment yang sangat penting. Setiap ada acara penting selalu hanya dikenang tanpa ada sebuah dokumentasi. Mozi melihat kondisi tersebut, sehingga membuat sebuah teknologi sederhana untuk pengambilan setiap kejadian yang berlalu. Kamera Obscura dibuat dari kayu berbentuk kubus kecil dengan 2 lensa kaca di dalamnya. Karena cara pengambilan gambar yang dinilai kurang praktis, maka di tahun 1960an Mozi merubah bentuk Kamera Obscura lebih praktis untuk di bawa.

Kamera tersebut tidak diperjual belikan secara umum, Mozi hanya membuat Kamera Obscura beberapa jenis. Semua itupun Mozi gunakan sebagai cadangan apabila ada kamera yang rusak. Sistem kerja dari kamera ini cukup rumit untuk penggunaanya. Sinar cahaya yang masuk dari lensa dipantulkan pada selembar kertas/film yang diletakkan di dalam kotak kayu. Barulah kemudian, hasil dari rekaman cahaya itu di cuci menjadi sebuah foto.


Kendala yang dihadapi dalam penggunaan kamera ini harus berada di keadaan yang gelap. Mozi sering kali melakukan eksperiman di perbedaan lokasi, entah itu yang mempunyai cahaya banyak ataupun yang kurang pencahayaan. Hasil yang lebih jelas di dapat pada kondisi ruang gelap, karena sistem kerja kamera obscura adalah memantulkan cahaya yang ada di luar. Semua perangkat yang ada pada kamera obscura masih sederhana, Mozi tidak menggunakan lensa pada kala itu. Ia lebih memilih menggunakan lubang jarum sebagai pengganti lensa. Dengan begitu aparature yang dihasilkan akan lebih besar, cahaya yang masuk ke kotak akan semakin banyak.


Kamera Digital
Sebelum adanya kamera digital, kamera analog adalah media fotografi yang berlanjut setelah tersingkirnya kamera terdahulu. Sistem kerja kamera analog hampir sama dengan kamera obscura. Masih menggunakan film/kertas untuk mecetak hasil dari pemotretan. Biaya cetak foto yang mahal ini membuat kamera analog hanya bisa bertahan beberapa tahun setelah kamera digital masuk sebagai penggantinya.

Mulai masuk tahun 90an, mulai ada sedikit perubahan mengenai kamera. Istilah pada saat itu dikenal dengan sebutan Kamera Digital. Kamera DSLR, Kamera Pocket, itu merupakan contoh produk yang menjadi andalan hingga saat ini. Kamera pocket terlebih dahulu muncul sebagai bahan uji coba. Bentuknya yang slim dimaksudkan untuk mempermudah pemakainya. Produk ini tidak bertahan cukup lama setelah Kamera DSLR masuk sebagai pesaingnya.

Kamera DSLR mempunyai fitur yang lebih lengkap daripada pendahulunya. Kamera DSLR pertama kali mempunyai penyimpanan internal memori hanya sebesar 16 MB. Di sisi lain gambar yang dihasilkan sudah sangat memuaskan si penggunannya. Kamera DSlR masih bertahan hingga saat ini. Kekurangan dari kamera tersebut adalah mempunyai harga yang lumayan mahal. Di awal pengeluaran produknya, kamera DSLR dijual seharga 9 juta. Terbayang hanya golongan tertentu yang bisa mempunyai alat canggih tersebut.

Untuk saat ini Kamera DSLR sudah mengalami penrunan harga. Banyak pesaing – pesaing lainnya muncul dengan harga yang lebih murah. Kamera DSLR termurah adalah sekitar 2 juta rupiah. Harga tersebut tentunya mempunyai fitur yang terbatas, berbeda dengan harga yang lebih mahal diatasnya.  


     Kamera Mirorrless



Kamera Mirorrless adalah perpaduan antara kamera analog dengan kamera DSLR. Memiliki fitur yang hampir sama dengan kamera DSLR pada umumnya. Namun, karena dari bentuknya yang klasik dengna menggunakan konsep 90an serta design yang minimalis menjadikan kamera ini menjadi daya tarik pembeli. Kamera Mirorless memliki kelemahan dalam segi lensa yang dipakai.


Lensa yang ada pada kamera DSLR tidak dapat digunakan pada kamera mirorrless, namun sebaliknya lensa kamera yang ada pada mirorrless dapat digunakan di kamera DSLR, untuk semua lensa yang ada. Harga yang ditawarkan pun juga relativ mahal, bahkan ada yang mencapai 20juta untuk satu buah kamera Mirorless. Perusahaan teknologi membuat produk tersebut karena kebutuhan pasar yang semakin hari semakin banyak menggunakan foto sebagai kebutuhan utama. Fitur optical zoom yang menjadi fitur terbaru kamera ini. Kamera mirorrless juga dirancang untuk bisa melipat layar monitor ke segala arah. Mengingat, karena kebanyakan orang suka dengan foto selfie.


Pada kamera mirorrless juga mempunyai port wifi yang difungsikan untuk mengirim berkas secara langsung tanpa memindah memori internal. Sangat efisien bagi seseorang yang ingin mengirim gambar tanpa harus melepas memori internal. Fitur – fitur yang ada pada kamera mirorrless terus mengalami perubahan. Ini juga sebagai cara perusahaan untuk bisa mempertahankan produk mereka. Harga yang terus mengalami perubahan ditambah lagi dengan banyaknya pesaing produk yang sama.


Itu adalah beberapa ulasan mengenai teknologi kamera dari zaman ke zaman. Berbanggalah bagi kalian yang sudah pernah menemui kamera tersebut. Entah berapa tahun lagi produk kamera apa lagi yang bakalan menjadi daya tarik konsumen. Ini semua terjadi karena kebutuhan pasar yang semakin meningkat. Untuk saat ini, kamera lebih dirancang dengan konsep low light. Penggunaan yang bisa dilakukan pada kondisi minim cahaya. Produsen kamera sering berkaca terhadap banyaknya smarthphone yang keluar setiap tahunnya dengan fitur kamera yang canggih. Hal ini tentu akan menjadi kendala dari setiap kamera yang di perjual belikan. Fitur low light, port wifi, maupun flexible layar monitor adalah bukti bahwa mereka bercermin pada smarthphone saat ini.

Perlu di ingat, tidak perlu bagi kalian yang bernafsu tinggi untuk memilki sebuah kamera impian, baik itu kamera DSLR maupun kamera Mirorrless. Apa yang kalian miliki saat ini sudah bagus untuk terus digunakan. Seorang fotografer profesional mampu untuk menciptakan hasil karya yang indah dengan peralatan seadanya. Tidak heran jika sebuah karya foto di ambil melalui kamera yang canggih pula. Keluaran – keluaran produk terbaru akan selalu muncul sebagai daya tarik konsumen. Jadi, jangan terlalu khawtir untuk memilki sebuah kamera impian. Berkarya tidak perlu dilakukan dengan cara memaksa untuk mempunyai alat – alat yang bagus. Setiap foto yang kalian hasilkan sudah berharga sekali. Orang lain tidak akan memandang apa alat yang kalian gunakan, bahkan akan semakin terkesan apabila semua itu diambil dengan proses yang sederhana.


Scroll To Top