Cobalah Kegiatan Satu Ini Ketika Berlibur di Wisata Candi, Dijamin Bakalan Ingin Mengulanginya Lagi!


Apakah ada yang belum mengenal Candi Borobudur?, ini merupakan obyek wisata yang sangat populer. Pengunjung yang datang ke Candi Borobudur sudah pasti beraneka ragam, mulai dari wisatawan lokal hingga mancanegara. Borobudur adalah sebuah bangunan kuno dari penganut agama Budha yang berada di pusat Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Namun, paket wisata yang ditawarkan kebanyakan masuk tujuan wisata Yogyakarta, padahal lokasi dari Candi Borobudur berada di Kabupaten Magelang. Karena Yogyakarta memang berada tidak jauh dari Kabupaten Magelang itu sendiri.

Tidak semua orang suka berlibur di wisata candi dengan berbagai alasan. Ada yang mengatakan wisata candi membosankanlah, tidak ada yang menarik, hanya jalan – jalan mengitari bangunan kuno, dan lain sebagainya. Sebelum membahas itu semua, kalian perlu mengerti sedikit sejarah mengenai keajaiban dunia satu ini.

Lokasi

Keberadaan wisata candi ini sangat mudah ditemukan. Jika kalian berada di Kota Semarang, kalian hanya perlu menuju lokasi candi berjarak 100 km ke arah barat daya. Sedangkan dari Surakarta berjarak 85 km, serta 45 km dari pusat Yogyakarta.

Infrastruktur Candi Borobudur

Menurut ahli sejarah, bangunan candi ini adalah bentuk jenis stupa dari abad dahulu yang dibangun oleh penganut agama Budha. Pada abad 800 masehi bangunan candi ini berada di pemerintahan wangsa Syailendra. Dari atas bangunan ini terdapat enam tempat berbentuk bujur sangkar dan ditambah lagi tiga bangunan pelataran berbentuk lingkaran. Ada sekitar 2.500 hiasan relief di setiap dinding Candi Borobudur, serta terdapat pula 500 jenis archa Budha.

Bangunan stupa terbesar diletakkan di tengah Candi Borobudur, sekaligus menjadi mahkota inti dari candi tersebut. Stupa besar tersebut dikelilingi oleh 72 stupa lain yang berada di dalam archa Budha yang memposisikan diri sedang duduk bersila. Desain bangunan ini terlihat sempurna seperti Dharmachakra mudra (Memutar pada roda dharma).

Candi Borobudur hingga saat ini dijadikan sebagai tempat suci penganut agama Budha. Setiap tahun sekali Candi Borobudur digunakan kegiatan beribadah, dengan maksud untuk memulliakan sang Budha. Bagi pengunjung yang ingin berziarah di Candi Borobudur juga dipersilahkan oleh petugas setempat. Karena memang monumen ini dibangun untuk mengarahkan umat manusia agar bisa mengendalikan nafsu duniawi menuju pencerahan ataupun kebijaksanaan

Sejarah Pembaharuan Candi Borobudur

Jika melihat bukti – bukti sejarah yang terkumpul, Candi Borobudru sudah ada sejak abad ke-14. Pada saat itu pula kerajaan Hindu Budha tengah mengalami pelemahan penyebaran ajarannya. Bangunan Kuno ini ditemukan oleh seorang Jenderal Inggris yang memerintah tanah jawa pada abad ke 14. Setelah ditemukannya Candi Borobudur, berbagai Negara di Dunia melirik perhatiannya terhadap penemuan sejarah kuno itu.

Dari situlah, berbagai pembaharuan bangunan Candi Borobudur perlahan mengalami perubahan. Bukan merubah tata letak, melainkan hanya memperbarui bangunan yang sudah rusak. Perubahan yang paling terlihat adalah pada tahun 1975 hingga 1982, pada saat itu Indonesia mampu bekerjasama dengan UNESCO untuk membangun kembali bangunan yang sudah rusak. Setelah selesai membentuk pembaharuan, monumen kuno tersebut resmi masuk ke dalam Situs Prasejarah Dunia.

Tahun baru Waisak adalah momen penting bagi umat Budha. Setiap tahun seluruh penganut agama Budha di Indonesia memeriahkan hari Waisak di Candi Borobudur. Dunia pariwisata mancanegara mencatat bahwa Candi Borobudur adalah obyek wisata dalam negeri yang sering dikunjungi oleh wisatawan.

Fasilitas Wisata Candi Borobudur

Memang sangat membosankan jika berlibur hanya digunakan untuk menikmati sebuah bangunan kuno. Jangan salah, Candi Borobudur saat ini sudah mengalami banyak perubahan. Kalian bisa mengunjungi obyek wisata lain di area Candi Borobudur. Berikut adalah kegiatan - kegiatan yang bisa kalian pilih agar liburan kalian tidak membosankan di Candi Borobudur.

1.    Gajah Borobudur
Apakah kalian sudah tahu tentang Safari Gajah Borobudur? Ini merupakan obyek wisata baru di sekitar pedesaan. Lokasi tempat ini tidak jauh dari Candi Borobudur, kalian bisa berjalan kaki untuk menuju kesana. Selain itu pula, kalian bisa melihat aktivitas yang sedang dilakukan penduduk setiap harinya. Menunggangi gajah di area pedesaan sekaligus menikmati udara segar khas Magelang. Sudah pasti seru liburan kalian.

2.    Goes Goes Areal Borobudur
Mengelilingi Candi Borobudur seluas ini akan melelahkan jika harus berjalan kaki. Bagaimana jika dilakukan dengan menaiki sepeda pancal? Apalagi jika kegiatan ini kalian lakukan di sore hari atau pagi hari. Tentu liburan kalian akan lebih menyenangkan. Fasilitas sepeda pancal ini bisa kalian gunakan tidak hanya di areal Borobudur. Kalian bisa menggunakannya untuk berkeliling di obyek wisata Candi Pawon dan Candi Mendut. Sepeda pancal ini bisa kalian sewa di dalam areal candi, dan apabila waktu kalian masih panjang. Boleh dicoba juga untuk mampir mengunjungi Museum Kapal Samudra Raksa atau Museum Karma Wirbhangga.

3.    Kereta Kelinci
Ini lebih tepatnya jika kalian berlibur bersama anggota keluarga dan membawa anak – anak kecil. Trackless Train atau kereta kelinci mini tersebut bisa digunakan untuk menyusuri Candi Borobudur. Anak – anak pasti sangat senang bisa naik kereta mini saat liburan.

4.    Mencicipi Makanan Tradisional Khas Borobudur
Kuliner khas Magelang memang sudah sangat populer di lidah orang Indonesia. Tapi bagaimana dengan Bakmi Jawa yang sudah melegenda sejak dahulu. Bakmi jawa merupakan kuliner yang terkenal karena kelezatannya. Salain bakmi, kalian bisa memilih menu lain seperti Tongseng Jamur Pondok selera, makanan yang satu ini sangat bagus jika kalian ingin menurunkan kadar kolesterol pada tubuh. Menu kuliner tersebut bisa ditemukan di jalan Balaputradewa, tidak jauh dari kawasan obyek wisata Candi Borobudur.

5.    Sunrise Candi Borobudur
Tidak hanya wisata pantai yang mempunyai pemandangan sunrise dan sunsetnya. Siapa bilang di wisata candi kalian tidak bisa melihatnya. Justru ini adalah pengalaman baru yang bisa kalian lakukan. Untuk menikmati sunrise kalian bisa lakukan di puncak candid dan bukit Punthuk Setumbu. Ini merupakan spot yang sangat tepat untuk bisa menikmati matahari terbit. Tempat ini bisa kalian temui dengan berjalan kaki melewati hutan dan ladang yang hijau. Ketinggian bukit ini berada pada 400 m di atas permukaan laut. Dari atas akan terlihat sebuah pemandangan yang sangat indah. Selimut kabut Candi Borobudur akan hilang perlahan oleh sinar matahari terbit.

6.    Sunset Candi Borobudur
Kegiatan terakhir yang bisa kalian pilih adalah menikmati matahari terbenam di Candi Borobudur. Lokasi menikmati sunset juga sama saat melihat matahari terbit. Jika cuaca saat itu bagus, kalian bisa melihat sinar mentari yang perlahan menghilang dari balik bangunan candi. Momen yang sangat indah untuk diabadikan. Jangan lupa untuk memilih tempat yang strategis sebagai oleh – oleh khas Borobudur.

Scroll To Top