Danau Bedugul Masih Menjadi Spot Favorit Saat Berlibur


Asal Mula Danau Bedugul

Danau Bedugul atau istilah lainnya adalah danau Bratan merupakan kawasan dataran tinggi di pulau Bali. Danau ini berada di tengah pulau Bali yang terkenal karena keindahan alamnya, serta rute perjalanan yang mengesankan. Kawasan danau ini sangatlah luas, terdapat beberapa desa yang mendiami wilayah tersebut. Desa candikuning, desa wanagiri, pancasari dan desa – desa lainnya. Danau bedugul berada pada ketinggian 700 M, merupakan area yang sangat pas untuk mencari kondisi cuaca yang lembab dan panas. Bedugul masih menjadi tempat favorit wisatawan untuk menghabiskan liburannya.

Terdapat 3 danau yang letaknya tidak jauh dari Bedugul. Danau Buyan, Danau Tamblingan, dan juga Danau Bratan. Masing – masing Danau juga mempunyai keunikan masing – masing. Danau Bratan misalnya, danau ini mempunyai bukit yang masih subur serta terdapat aneka ragam sarana bermain air untuk pengunjung. Tidak jauh dari lokasi Danau, terdapat sebuah kuil yang dijadikan penduduk sebagai tempat pemujaan kepada sang dewi Danau. Sedangkan Danau Tamblingan dan Danau Buyan mempunyai area yang lebih kecil, akan tetapi rute untuk menuju kesana masih mudah untuk dijangkau.

Danau bedugul merupakan kawasan dataran tinggi di Bali. Jika kalian berada di Kota Denpasar, Danau Bedugul bisa ditempuh dengan jarak sekitar 30 km dari pusat Denpasar. Sedangkan jika kalian berada di Kota Singaraja, hanya perlu menempuh perjalanan sekitar setengah jam saja. Ini merupakan kawasan dengan nuansa yang sejuk serta mempunyai cuaca yang lembab. Jika tujuan kalian adalah menikmati pemandangan alam yang sejuk, Bedugul merupakan kawasan yang layak kalian kunjungi.

Untuk bisa berkunjung di Danau Bedugul, ada waktu dimana kawasan bedugul digunakan untuk kegiatan penduduk setempat. Ketika hari Natal atau tahun baru misalnya. Danau bedugul sepenuhnya ditutup karena ada kegiatan yang sedang dijalankan masyarakat Bali. Pengunjung biasanya memulai kunjungan mereka pada bulan Mei sampai Agustus. Karena pada bulan – bulan inilah danau Bedugul mengalami kondisi cuaca yang lebih dingin dibanding wilayah pesisir Bali. Sebaiknya kalian hindari juga untuk pergi berlibur pada saat musim hujan, lebih baik kalian bepergian pada saat musim kemarau datang.
Tentunya ada yang menarik dari setiap wilayah. Bedugul tidak hanya menyuguhkan pemandangan alamnya saja, Disana juga terdapat sehektar kebun raya khas pulau Bali. Kebun ini berada di wilayah candikuning, yang merupakan kebun raya asli di pulau Bali. Luas area ini bisa mencapai 150 hektar yang berisikan berbagai tanaman. Ada 800 jenis tanaman dan 200 jenis spesies burung di kebun raya Bali. Disana juga terdapat sebuah patung yang sangat besar. Sangat menarik untuk kalian kunjungi. Kebun raya ini hanya dibuka mulai pukul 8 pagi hingga 4 sore.

Tempat Peribadatan Agama Hindu

Bali memang terkenal karena banyaknya kuil – kuil kuno sebagai tempat peribadahan penduduk. Ada kurang lebih 10 kuil yang bagus untuk kalian kunjungi di Bali. Salah satunya adalah pura kecil yang berada di tepi danau Bedugul. Konon pura ini adalah petilasan dari dewi Ida Batara Dewi Ulun pada tahun 1633. Pura ini merupakan spot foto yang banyak digunakan oleh pengunjung, dari kejauhan pura ini akan nampak mengambang di tengah Danau. Padahal sebenarnya pura ini memang dibangun di tengah danau Bedugul.

Kalian akan menyaksikan pemandangan alam yang indah selama perjalanan menuju Danau Bedugul. Danau Bedugul berada di dataran tinggi, sepanjang perjalanan kalian akan melihat deretan pegunungan di sekitar danau. Pemandu wisata Bali banyak mengantarkan pengunjung ke Bedugul lewat rute yang diisi banyak pegunungan.  Gunung catur adalah pegunungan yang bisa kalian lihat selama perjalanan, meskipun area ini masuk dalam kawasan danau Tamblingan akan tetapi masih bisa untuk menuju ke danau Bedugul.

Jika kalian masih mempunyai banyak waktu, sempatkanlah untuk bermain air di salah satu tempat terpencil di sekitar Bedugul. Pemandu wisata akan menawarkan kepada pengunjung apakah ingin mampir ke air terjun di dekat danau Bedugul. Tempat ini masih sangat sepi, karena banyak wisatawan yang enggan untuk mampir di air terjun tersebut. Mereka langsung memilih Danau Bedugul sebagai tujuan. Air terjun ini masih terjaga dengan baik, terbukti dengan kejernihan airnya yang masih bagus hingga saat ini.

Setelah selesai mengunjungi berbagai tempat di wilayah Bedugul. Kini saatnya untuk mencicipi makanan khas pulau Bali. Tidak semua tempat makan di kawasan Bedugul menyajikan makanan khas lokal. Ada salah satu warung makan yang menjual makanan khas Bali. Menu andalan warung makan ini adalah ayam Taliwang, olahan ayam berbumbu panggang dan goreng. Sepanjang jalan munuju kebun raya Bali diisi oleh warung – warung makan yang relativ murah. Rumah makan Ngirig Ngewedang contohnya, rumah makan ini berada di dekat Danau Tamblingan. Selain menyajikan makanan khas lokalnya, rumah makan ini juga tempat yang sangat strategis. Kalian bisa menikmati hidangan sambil melihat pemandangan dari Danau Bedugul.
Rumah makan terkenal disana adalah rumah makan Batukaru, berada di dekat Gunung Batukaru dan Jatiluwih. Ada juga rumah makan dengan konsep strawberry yaitu rumah makan bukit Stawberry. Lokasinya berada di antara danau bratan dan juga danau buyan. Satu lagi rumah makan terkenal di wilayah Bedugul adalah warung makan Bukit Hexon. Ini merupakan warung makan yang popular di kawasan Bedugul. Yang pasti semua harganya juga terjangkau buat pengunjung, jadi jangan khawtir mengenai harga yang ditawarkan.

Fasilitas Sekitar Wisata

Bagi kalian yang berasal dari luar kota dan ingin menhabiskan liburan di pulau Bali. Terdapat banyak penginapan di kawasan Bedugul. Area penginapan wisatawan berada di Desa Candikuning. Penginapan yang populer dipilih pengunjung adalah Guest House , Ibu Hadi Homestay, penginapan cempaka, dan satu lagi yaitu penginapan Sari Artha inn. Semua penginapan hampir sama menawarkan fasilitas yang lengkap. Mulai dari penginapan keluarga, individu, ataupun rombongan. Pilihlah penginapan yang sesuai dengan keinginan kalian masing – masing.

Untuk bisa menuju ke Danau Bedugul sangatlah mudah. Ada bandara terdekat di sekitaran danau Bedugul. Yaitu bandara internasional ngurah rai atau biasa disebut dengan Bandar udara internasional Denpasar. Perjalanan dari bandara menuju Danau Bedugul dapat ditempuh kurang lebih 2 jam perjalanan. Selain bandara, ada terminal yang berada dekat di kawasan Bedugul. Terminal Batubulan berada di Kota Denpasar dan Singaraja, kalian bisa menggunakan minibus untuk menuju ke Danau Bedugul. Atau jika kalian ingin berkendara sendiri, kalian bisa menyewa kendaraan. Banyak sekali tempat di Bali yang menyewakan kendaraan untuk pribadi. Lebih menyenangkan jika bisa berkendara sendiri sambil menikmati pemandangan pulau Bali. Namun tetap ingat, kalian harus tahu betul setiap wilayah yang ada di pulau Bali. Pulau Bali sangatlah luas, jadi tetapkan juga tujuan kalian akan pergi kemana. Dengan begitu akan mudah untuk sampai di tujuan.

Scroll To Top