Wisata Gunung Ciamik Khas Jawa Timur

Gunung Bromo

Wisata gunung merupakan tempat yang sangat menyenangkan untuk dilakukan. Salah satunya adalah wisata gunung bromo. Gunung bromo masih dikategorikan sebagai gunung aktif di Indonesia. Meski demikian, hal tersebut tidak menjadi kendala para wisatawan untuk tetap berkunjung kesana. Gunung bromo berlokasi di Jawa Timur dan berhimpitan dengan kota Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, dan Kota Malang.

Ketinggian dari Gunung aktif tersebut mencapai 2.932 Mdpl. Ketinggian yang lumayan untuk menikmati pemandangan dari atas bukit. Gunung bromo ini mempunyai luas wilayah 5.300 hektar yang berisikan lembah dan juga tanah pasir yang sangat luas.
Brahma adalah sebutan lain dari gunung Bromo. Ini diambil dari nama salah satu dewa agama Hindu. Gunung bromo juga menjadi ciri khas wisata gunung di Probolinggo. Wisata gunung satu ini memang terlihat tidak luas seperti wisata gunung lainnya, namun pemandagan yang dimiliki dari Gunung Bromo masih menjadi daya tarik tersendiri.

Jika berkunjung kesini, kalian bisa memulainya dari penanjakan gunung Bromo. Dari sana kalian bisa melihat pemandangan Gunung Bromo secara langsung. Akan semakin terlihat jelas jika kalian berkunjung saat matahari terbit. Kepulan asap putih dari Gunung Bromo akan terlihat dengan jelas pada saat cuaca cerah. Penanjakan mempunyai ketinggian sebesar 2.780 Mdpl. Disarankan untuk berkunjung antara jam 6 – 7 pagi. Karena ini adalah waktu dimana matahari baru muncul dari permukaan.
Masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Bromo biasa disebut dengan suku tengger. Hingga saat ini mereka masih menjaga tradisi dari leluhurnya. Setiap satu tahun sekali suku tengger selalu melaksanakan budaya kasada / kasodo. Tradisi ini dilakukan dengan cara memberikan persembahan dari hasil pertanian maupun peternakan ke kawah Gunung Bromo. Biasanya masyarakat tengger melemparkan sayuran, hewan ternak, dan hasil bumi lainnya ke kawah Gunung Bromo. Ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas apa yang sudah diberikan sang maha kuasa.

Padang Savana

Untuk bisa sampai ke lokasi kawah Gunung Bromo, kalian bisa menyewa Jeep atau kuda yang sudah disediakan oleh petugas. Jika ingin jalan kaki, kalian harus berjalan sepanjang 1,5 km. sebelum mencapai kawah gunung bromo, kalian akan melewati jalanan penuh pasir dan juga pura suci gunung bromo. Pura inilah yang biasa dijadikan sebagai tempat upacara suci kasodo masyarakat tengger. Menurut masyarakat tengger, kawah gunung bromo terbentuk dari letusan gunung tengger. Kawah gunung bromo inipun juga mempunyai garis tengah seluas 800 M,  serta panjang 600 M.

Setelah dari penanjakan, kalian bisa melakukan perjalanan menuju padang savanna. Istilah kerennya sekarang disebut dengan bukit teletubis. Wilayah ini dikelilingi oleh perbukitan yang sangat luas dengan pemandangan yang sangat menawan. Di tempat ini kalian akan melihat sebuah tempat yang sangat luas dan hanya berisikan hamparan rumput serta pasir. Meskipun hanya berisikan rerumputan dan juga pasir, tempat ini masih menarik untuk dijadikan spot foto.

Dari padang savanna sekarang beralih ke pasir berbisik Gunung Bromo. Lokasi ini hampir sama dengan padang savanna, hanya saja tempat disini mempunyai area pasir yang sangat unik. Dari kejauhan pasir ini akan terlihat seperti sisik yang sangat panjang dengan warna hitam pekat. Lokasi ini menjadi sangat ramai pengunjung setelah pernah dijadikan sebagai spot foto aktris Dian Sastro Wardoyo. Disana pula, kalian akan melihat sebuah pure yang difungsikan sebagai tempat peribadahan masyarakat tengger.

Berkunjung ke gunung Bromo bukan berarti hanya pemandangan alam yang bisa kalian nikmati. Kalian bakal menemukan taman agrowisata di sekitar Gunung Bromo. Taman agrowisata ini dibudidayakan sebagai lahan perkebunan buah strawberry. Para wisatawan diperbolehkan untuk berkunjung kesana sekaligus memetik secara langsung buah strawberry. Buah strawberry di sana mempunyai rasa dan bentuk yang berbeda seperti umumnya. Buah strawberry ini mempunyai ukuran yang lebih besar, serta mempunyai warna merah menyala. Rasa yang dihasilkan juga sangat manis. Tidak ada salahnya jika kalian mampir sebentar untuk membelinya sebagai oleh oleh.
Tidak perlu bingung untuk berkunjung ke wisata Gunung Bromo. Tempat ini sangat mudah untuk ditemui. Ada beberapa jalur yang bisa kalian lewati. Bisa lewat Proboliggo secara langsung atau transit terlebih dahulu di Kota Malang. Berikut beberapa jalur yang bisa kalian pilih untuk berkunjung ke Gunung Bromo,

1.    Kabupaten Lumajang
Jika kalian berada di Lumajang kalian bisa melakukan perjalanan menuju kecamatan senduro. Setelah itu kalian harus melewati desa Ranu Pani, dan terakhir kalian akan melewati bukit gunung bromo. Setelah kalian sampai pada lokasi ini, Gunung Bromo sekilas akan tampak pada kejauhan.

2.    Kota Malang
Jika kalian dari Kota Malang, kalian bisa melakukan perjalanan ke kecamatan Tumpang kabupaten Malang. Setelah dari Tumpang, kalian bisa melewati desa Bulak. Kalian akan melewati perbatasan Kota Malang dengan Kabupaten pasuruan. Terakhir kalian bisa melakukan perjananan menuju bukit savanna gunung Bromo.

3.    Kota Pasuruan
Selain dari Kota Malang dan Pasuruan, kalian bisa melakukan perjalanan menuju Gunung Bromo dari Kota Pasuruan. Rute pertama yang harus kalian lewati adalah menuju desa Wonorejo, selanjutnya kalian harus melewati kecamatan warung dowo dan terakhir menuju desa Tosari. Dari desa Tosari kalian hanya perlu lurus saja mengikuti rute hingga sampai desa Wonokitri. Terakhir kalian akan sampai di Penanjakan gunung Bromo.
  
4.    Kota Probolinggo
Jika kalian melakukan perjalanan dari Kota Probolinggo tentu sangat mudah untuk mencapai lokasi gunung Bromo. Kalian hanya membutuhkan 1 jam perjalanan untuk sampai ke lokasi. Ini merupakan rute yang sangat menyenangkan, karena kalian akan melihat pemandangan yang indah sepanjang perjalanan. Dari Kota Probolinggo kalian hanya perlu menuju desa Tongas. Jika kalian masih mempunyai cukup waktu, di sekitar desa Tongas terdapat pemandian air terjun Madakaripura yang bisa kalian kunjungi. Madakaripura merupakan spot wisata yang sering dikunjungi setelah Gunung Bromo.

Destinasi Gunung bromo secara umum mempunyai keindahan dari pemandangan alamnya. Kalian bisa memilih beberapa tempat yang sangat menyenangkan untuk dijadikan sebagai liburan. Para wisatawan sering mengunjungi Gunung Bromo saat malam hari hingga pagi hari. Mereka tidak ingin kehilangan momen saat matahari terbit. Memang benar, keindahan gunung bromo akan terlihat memukau saat pagi hari.

Biaya masuk wisata Gunung Bromo
Hari biasa
Turis Lokal                  Rp 27.000
Turis Mancanegara      Rp 217.000

Hari Libur
Turis Lokal                  Rp 30.000
Turis Mancanegara      Rp 317.000

Harga diatas sudah mencakup biaya asuransi. Tiket masuk satu hari, dan juga asuransi untuk satu kali masuk lokasi. Setelah membayar tiket masuk, kalian juga diharuskan membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp 10.000 untuk roda empat, dan Rp 5.000 untuk roda dua. Disarankan bagi kalian yang melakukan perjalanan menggunakan roda dua, untuk memilih kendaraan selain motor matic, ini karena medan yang harus dilalui sangat curam.

Scroll To Top