Berwisata Kuliner Khas Sumatera Utara

Mengenal Medan Lebih Dalam 

Medan adalah sebuah ibukota yang terletak di Propinsi Sumatera Utara, sebagian penduduknya berasal dari Suku Batak. Dikota itu juga terdapat perpaduan dari Suku Batak, Melayu dan juga penduduk yang berasal dari keturunan Cina maupun India. Dari sinilah asal mula makanan khas Medan mempunyai banyak ragam yang dibawa oleh setiap suku dan budaya masing - masing. Selain bertujuan untuk pergi berwisata,  pengunjung juga ingin mencicipi bagaimana rasanya kuliner dari Kota Medan.

Merdeka Walk merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh wisatawan pecinta kuliner. Lokasi tempat tersebut berada di kawasan kesawan yang tepat di pusat Kota Medan. Sebelum resmi dijadikan sebagai kawasan kuliner, Merdeka Walk sempat dijadikan sebagai area parkir di Lapangan Merdeka. Tempat ini sudah mulai diresmikan sejak  14 April 2005 sebagai tempat wisata kuliner khas Medan.

Malam hari adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi Merdeka Walk, dan puncak keramaian sering terjadi saat hari libur ataupun di akhir pekan. Tak heran jika terdapat sebagian pengunjung yang kesulitan untuk memarkirkan kendaraan mereka akibat ramainya pengunjung. Luas wilayah ini bisa mencapai 6.500 meter, serta disetiap sudut terdapat pula berbagai pepohonan rindang dan juga hiasan lampu penerangan sebagai aksesoris tambahan. Terdapat banyak jenis menu kuliner di Merdeka walk, diantaranya :

1.    Dimsum
2.    Sushi
3.    Sup Tomyam
4.    Pizza
5.    Soto Medan, dan sebagainya.

Tidak jauh dari Merdeka Walk, terdapat banyak penjual makanan di sepanjang jalan. Jika kalian berkunjung kesana, sebaiknya untuk datang pada saat malam hari. Karena malam hari adalah waktu dimana terdapat banyak penjual yang mulai berdagang, sedangkan di siang hari masih sedikit penjual disana. Bagi kalian yang menyukai makanan dari India, bisa kalian mampir untuk mencicipi Martabak Saren khas India. Martabak ini berbeda dari martabak pada umumnya, martabak saren disajikan dengan tambahan acar serta rasa kari.
Makanan pendamping yang harus kalian icipi juga adalah Roti Tissunya. Menu ini merupakan adonan martabak yang dibuat tipis lantas dibentuk layaknya sebuah menara, ditambah pula dengan taburan coklat atau keju yang berukuran sangat besar. Untuk bisa mencicipi martabak ini, sebaiknya kalian datang dengan banyak orang. Karena porsi Martabak Saren berukuran sangat besar, sengaja dibuat untuk makan bersama banyak orang. Jalan perniagaan adalah pusat berkumpulnya para pedagang pada malam hari. Setiap malam, tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh banyak orang. Berbagai makanan yang terdapat disana, seperti sate kerang, roti canai, nasi lemak, dan minuman jus dengan berbagai aneka buah – buahan.  


Rumah Makan Terkenal di Medan

Jakarta boleh mempunyai makanan Ragusa, atau Malang dengan Toko Oennya. Sedangkan Medan mempunyai Restoran Tip Top yang sangat populer. Restoran Tip Top didirikan pada tahun 1929. Lokasi restoran ini pernah berpindah tempat yang sebelumnya berada di Jalan Pandu, sedangkan sekarang ini sudah berada di Jalan Ahmad Yani. Ciri khas dari restoran ini adalah desain interiornya yang unik serta mengusung tema tempo doloe di masa penjajahan Belanda.

Menu andalan dari Restoran Tip Top adalah kue dan cemilan tradisional khas Medan. Bisa juga kalian mencicipi makanan khas eropa. Makanan penutup yang bisa kalian nikmati adalah es krimnya yang lezat pula. Kalian akan terbawa nuansa masa penjajahan zaman Belanda dulu. Semua jenis makanan dari Restoran Tip Top merupakan makanan yang populer di masa penjajahan dulu.
Selain Restoran Tip Top ada juga rsetoran lain yang tak kalah menarik. Yaitu restoran Garuda Kota Medan. Namun, di restoran Garuda ini hanya menyediakan menu masakan Melayu. Sangat cocok bagi kalian yang menyukai masakan khas Melayu. Restoran Garuda ini sudah berdiri sejak tahun 1976 yang hanya menyajikan masakan Minang dan Melayu saja. Hingga saat ini Restoran Garuda sudah mempunyai 2 cabang. Cabang yang pertama terletak di Jalan Pemuda dan yang kedua berada di Jakarta. Meskipun yang satu berada di kota lain, cita rasa makanan restoran ini masih tetap sama. Semua di olah menggunakan bumbu – bumbu khas masakan Minang dan melayu. Banyak sekali menu masakan yang terdapat di Restoran Garuda, diantaranya sate, soto, gulai ikan kakap, rending, dan berbagai aneka jus.

Tidak jauh pula dari Restoran Garuda, terdapat rumah makan yang menyajikan masakan khas Aceh. Menu masakan yang terkenal adalah Mie Aceh Titi Bobrok, yang bisa kalian temui di Jalan Setiabudi. Terdapat 3 topping di restoran ini, yaitu Mie Aceh goring, basah, ataupun berkuah. Selain Mie Aceh, kalian bisa menikmati menu yang lainnya seperti Mie Kepiting ataupun Martabak telur. Semua masakan disana diolah dengan bumbu – bumbu khas dari Aceh.

Tidak hanya malam hari yang menjadikan Medan sangat ramai pengunjung. Di pagi hari kalian bisa berkunjung ke Jalan Teuku Cik Ditiro. Disana terdapat banyak pedagang yang mudah kalian temui saat pagi hari dan siang hari. Dari Jalan Teuku Cik Ditiro kalian hanya perlu berjalan ke utara menuju Sun Plaza. Ini merupakan wilayah kuliner yang berpusat di tengah kota. Sangat tepat jika kalian kesana untuk sarapan atau makan siang.

Rumah makan yang patut kalian kunjungi pertama adalah Lontong Medan Kak Lin. Ini merupakan rumah makan yang sangat populer di Kota Medan. Lokasinya tidak jauh dari SMAN 1 Kota Medan. Saran saya, jangan terlalu siang  jika ingin berkunjung ke Rumah Makan ini. Karena belum sampai sore hari semua menu masakan sudah ludes di buru pelanggan. Lontong Pecel adalah menu istimewa dari Rumah Makan ini. Lontong Pecel sebenarnya hampir mirip dengan gado – gado, hanya saja pada Lontong Pecel disajikan dengan bumbu kacang yang berkuah. Kalian hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 15.000 untuk bisa menikmati makanan yang lezat tersebut.

Aneka Menu Masakan Yang Bisa Kalian Icipi

Selain Lontong Pecel, kalian bisa menikmati masakan lain seperti Lontong Sayur. Uniknya dari Lontong Sayur tersebut adalah mempunyai rasa yang sedikit manis dan ditaburi dengan bumbu kacang yang menjadikannya lebih gurih saat disantap. Cemilan pendampingnya bisa kalian tambahi dengan sate kerang. Sate ini mempunyai rasa sedikit pedas manis, sangat tepat jika disandingkan dengan Lontong Sayur tadi.
Liburan sangat tidak nikmat jika belum membawa oleh – oleh dari lokasi wisata. Medan mempunyai aneka jenis ragam makananya. Cemilan yang sangat populer di Kota Medan adalah Bika Ambonnya. Perlu kalian tahu, bahwa Bika Ambon bisa bertahan selama 4 hari. Sangat tepat jika diberikan oleh sanak ataupun kerabat. Kalian bisa menemui cemilan tersebut di Jalan Majapahit. Disana sangat terkenal dengan oleh – oleh Bika Ambon Zulaikha. Untuk harga satu kemasan Bika Ambon juga bermacama – macam, tergantung dari jenis ukurannya. Kalian bisa membelinya mulai dari harga Rp 35.000 – Rp 70.000. Terdapat banyak pilihan rasa, seperti mocca, original, pandan, dan keju. Kalian bisa memilihnya sesuai dengan selera masing – masing.

Scroll To Top