Bunaken National Park


Wisata Bunaken Sangat Mahal Jika Salah Perhitungan

Apakah kalian masih berpikir bahwa pergi ke Taman Nasional Bunaken sangat mahal? Mahal karena kalian memilih transportasi yang kurang sesuai dengan kantong. Bisa juga kalian salah memilih tanggal ketika hendak bepergian, penginapan yang kalian gunakan, tempat makan, wisata air yang kalian pilih, atau memilih obyek wisata selain ke Taman Nasional Bunaken. Banyak sekali pertimbangan yang harus kalian pikirkan matang – matang sebelum memutuskan untuk berlibur di Bunaken.

Jika kalian menggunakan transportasi pesawat, tujuan utama kalian adalah menuju ke Bandara Sam Ratulangi Manado. Terdapat banyak maskapai di Bandara Manado, seperti penerbangan regular Garuda Indonesia, Citlink, Wings Air, atau Lion Air. Untuk saat ini harga tiket pesawat ke Manado bervariasi, mulai dari Rp 800.000 – Rp 1.500.000. Kalian bisa mencari harga tiket yang ada promo untuk menuju ke Manado. Lion Air contohnya, maskapai tersebut mempunyai harga promo saat kalian melakukan 1 kali penerbangan di hari – hari tertentu saja. Cariah informasi sebanyak – banyaknya mengenai penerbangan ke Manado, bisa melalui internet atau menghubungi call center maskapai yang bersangkutan.

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Taman Nasional Bunaken adalah pada bulan Mei – Agustus. Di saat itu pula Manado cenderung mempunyai kondisi cuaca yang bagus, dan lagi kalian bisa melakukan aktifitas diving hingga kedalaman 30m. Hindari untuk pergi berlibur ke Bunaken pada musim liburan datang. Karena di waktu tersebut, harga yang dijual relatif lebih mahal dari harga biasa. Kalian membutuhkan waktu 3 – 4 jam perjalanan untuk menuju Manado. Sebaiknya kalian memilih penerbangan yang tidak melakukan transit lagi di Surabaya ataupun Makasar, ini akan sedikit lebih cepat sampai di lokasi tujuan. Waktu pemberangkatan sebaiknya mengawalinya pada waktu subuh, dengan begitu kalian akan mempunyai banyak waktu ketika sampai di Bunaken.

Jika selama perjalanan tidak ada kendala apapun, kalian bisa sampai di Bandara Sam Ratulangi Manado pukul 10.00 WITA. Bandara Ratulangi mempunyai desain arsitektur warna putih sedangkan tiang – tiang gedung di dominasi warna biru. Di tengah – tengah Bandara Ratulanggi terdapat tulisan Sitou Timou Tumou Tou, yang berarti Hidup Manusia adalah Untuk Menghidupkan Orang Lain. Hanya maskapai yang harga tiketnya diatas 1 juta yang akan mendapatkan fasilitas makan selama penerbangan.


Wisata Kuliner Khas Manado

Jika kalian sudah merasa lapar dan ingin terbiasa untuk sarapan pagi. Hindari untuk memilih tempat makan di kawasan Bandara. Karena harga yang diberikan bisa 2 kali lipat dibandingkan harga biasanya. Masih banyak tempat makan yang terdapat menu makanan khas Manado, jadi tidak harus memilih makan di Bandara. Manado Baswara misalnya, ini merupakan tempat makan yang recommended untuk kalian coba. Menu masakan disana kebanyakan sudah ada di Jawa, hanya saja citarasa yang diberikan mempunyai rasa khas Manado. Lokasi tempat makan ini berada di Jalan Dr. Sutomo No. 30 Manado.
Jika masih bingung untuk pergi kesana, kalian bisa menggunakan angkuran kota jurusan Lapangan – Paal Dua. Jika sudah sampai di terminal Paal Dua, lantas kalian perlu naik angkot lagi yang melintas di Jalan Sudirman. Terakhir kalian hanya perlu menuju SMA Frater Don Bosco (tepat di pertigaan Jalan Dr. Sutomo dan Jalan Sudirman). Dari sana kalian hanya perlu berjalan kaki lagi menuju Jalan Dr. Sutomo. Di seberang jalan sudah terlihat Rumah Makan Nasi Kuning Sederhana. Tempat makan ini sudah populer sejak tahun 70an.

Manado mempunyai banyak sekali jenis penginapan ataupun hotel, terlebih di sekitaran Bandara. Penginapan seperti Pemondokan Sehati dan Novotel Manado Golf Resort & Convention Center merupakan penginapan yang sangat eksis di sana. Alangkah baiknya, kalian langsung saja menuju ke Kota Manado, disana juga banyak terdapat penginapan. Jarak antara pulau Bunaken dengan pusat kota sangat berdekatan, karenanya pilihlah tempat penginapan yang berdekatan dengan tujuan wisata kalian.

Waktu yang diperlukan untuk menuju ke Pulau Bunaken adalah satu jam perjalanan dari Pelabuhan Manado. Jika kalian sampai tepat waktu, sekitar pukl 15.00 kalian sudah berada di Pulau Bunaken. Lebih tepatnya di Pantai Liang Bunaken, ini adalah tempat dermaga utama Bunaken berada. Transportasi yang bisa kalian gunakan adalah taksi atau ojek milik warga setempat. Namun, untuk menggunakan taksi kebanyakan mereka merapat langsung di Pantai Liang Bunaken. Jika seperti itu, kalian mau tidak mau harus memilih ojek motor milik warga setempat.

Sore hari adalah waktu dimana kondisi air laut mengalami pasang. Jika kalian tiba di saat itu, maka pasir Pantai Liang Bunaken boleh jadi tidak bisa terlihat dengan jelas, terlebih saat air sedang pasang. Sore hari bukanlah waktu yang tepat untuk menikmati Pulau Bunaken. Apalagi jika kalian ingin melakukan diving, sangat tidak tepat untuk melakukan aktivitas tersebut. Mengapa? Karena pada sore hari visibilitas di bawah air sedang tidak bagus – bagusnya. Jika tetap ingin untuk mencoba diving di Bunaken, cobalah untuk datang pada pagi hari atau di esok harinya.

Bertamasya sambil melihat pemandang Pulau Bunaken pada saat sore hari tidak bagus untuk dilakukan. Karena kondisi pantai saat itu tertutup oleh air, selain itu pula garis pantai Liang Bunaken juga tidak terlalu panjang. Di sisi lainnya lagi sudah ditempati warung makan, toko souvenir, dan tempat penyewaan alat diving. Lebih baik kalian gunakan waktu tersebut untuk melihat – lihat souvenir khas Pulau Bunaken atau mencicipi kuliner kudapan Manado.

Berkunjung Ke Beberapa Pemukiman Juga Menarik

Hal menarik lainnnya yang bisa kalian kunjungi adalah terdapatnya desa kecil di Pulau Bunaken. Desa kecil ini mempunyai bangunan masjid dan gereja, sekaligus dijadikan sebagai symbol kerukunan antara umat beragama. Cobalah untuk meluangkan sedikit waktu mengitari kampung kecil tersebut. Disana kalian bisa melihat aktivitas yang dilakukan warga setempat, dan lagi bisa menyaksikan bagaimana cara membuat souvenir kalung, gelas, khas dari Bunaken.
Warga Bunaken sangat terjaga keharmonisannya antar sesama. Mereka juga sangat senang jika ada wisatawan yang berkunjung di Pulau Bunaken. Dengan senang hati mereka membantu para wisatawan yang sedang berlibur. Jadi, tidak perlu ragu untuk bertanya kepada mereka apabila ingin pergi ke suatu tempat. Di kampung kecil tersebut juga terdapat beberapa penginapan yang di tawarkan untuk wisatawan. Biaya penginapan disana juga relatif murah, yaitu mulai dari Rp 100.000 – Rp 200.000. Tidak hanya penginapan saja, melainkan mereka juga menawarkan makan siang atau malam dalam satu kali pembayaran.

Sedangkan biaya sewa untuk diving berkisar Rp 300.000. Kalian tidak diperkenankan untuk melakukan diving sendirian, harus ada pendamping atau tour guide lokal yang mengawasi kalian. Ini sudah kebijakan dari petugas wisata Pulau Bunaken. Satu lagi yang harus kalian lakukan adalah untuk membeli 1 bungkus makanan ikan. Kalian bisa membeli satu bungkus saja dengan harga Rp 60.000. Agar tidak bingung lagi, katakan saja kepada petugas setempat mengenai kemana saja kalian akan berlibur di Bunaken. Dengan begitu kalian akan semakin mudah untuk sampai di lokasi.

Scroll To Top