Putihnya Obyek Wisata Kawah Putih


Tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan oleh – oleh saja, Kota Kembang memiliki obyek wisata alam dengan keindahan yang mengagumkan. Satu diantaranya adalah tempat wista Kawah Putih Bandung. Jika yang kalian ketahui hanya Tangkuban Perahu, kini saatnya kalian cari tahu mengenai obyek wisata Kawah Putih Bandung tersebut. Hanya dengan membaca informasi, bisa jadi kalian langsung tertarik untuk segera berkunjung.

Kawah Putih adalah tempat wisata yang berada di kawasan Ciwidey, Bandung. Awal mula terbentuknya obyek wisata ini adalah akibat letusan Gunung Patuha yang berada di ketinggian hamper 2.000 meter di atas permukaan laut.

Sejarah mengatakan, bahwa nama Patuha berasal dari kata Sepuh yang artinya adalah Pak Tua. Lantas kata Pak Tua ini diubah menjadi Patuha. Berikut sedikit informasi mengenai obyek wiata Kawah Putih Bandung.

Kawah Putih Ciwidey

Kalian perlu belajar dengan sejarah, ini bisa membuat pengetahuan kalian bertambah banyak. Terutama sejarah dari Kawah Putih ini sendiri. Tidak hanya Kawah Putih, hampir semua obyek wisata pasti mempunyai silsilah ataupun mitos didalamnya, yang membuat sebagian orang penasaran dengan kebenarnnya. Tempat wisata di Bandung ini terdapat penjelasan sescara ilmiah mengenai bagaimana asal muasal kawah tersebut terbentuk.

Kawah yang kalian kenali dengan sebutan Kawah Gunung Patuha berasal dadri letusan Gunung Patuha pada abad 11 dan 12. Ada 2 kawah yang berada di bagian barat serta Kawah Putih yang kalian kenal saat ini. Penduduk setempat awalnya tidak mengetahui tentang obyek wisata ini. Keberadannya mulai ditemukan setelah ada seorang ahli yang bernama Dr. Franz Wilhem Jenghuhn melakukan sebuah penelian di obyek wisata tersebut. 
Pada tahun 1837, Ia berhasil mendaki Gunung Patuha untuk meneliti dan pada saat itu pula Ia melihat sebuah danau yang mempunyai air berwarna hijau disertai semburan larva diatasnya. Berkat penemuan tersebut, Bangsa Belanda yang pada saat itu sedang menjajah Indonesia mendirikan Pabrik Kapur yang diberi nama Zwawel Ontgining Kawah Putih. Pabrik ini tidak lama berada di naungan Bangsa Belanda setelah Jepang mengambil alih pemerintahan di Indonesia. Nama dari Kawah Putih diubah lagi menjadi Kawah Putih Kenzanka Yakoya Ciwidey. Dari sanalah, kepopuleran Kawah Putih naik derastis. Pada tahun 1986, pemerintah pusat mengembangkan beberapa area sebagai tempat wisata.

Legenda

Ada saja mitos – mitos yang ditemukan di setiap obyek wisata. Masyarakat setempat menganggap bahwa Kawah Putih merupakan kawasan yang sakral karena aura mistis di dalamnya. Semenjak itu pula, tidak ada satu ekor burung yang melintasi kawasan yang dianggap mistik tersebut. Konon, jika ada burung yang melewati perbatasan, burung tersebut pasti akan mati. Para penduduk percaya bahwa di atas puncak gunung terdapat beberapa makam leluhur yang awal namanya selalu disebut eyang. Diantaranya adalah, Eyang Rangsa Sadana, Ngabai, Baskom, Barabak, Camat dan Eyang Jambrong. Junghuhn sebagai seorang peneliti kala itu tidak melihat seekor burung yang melewati di atasnya. Junghuhn sempat bertanya kepada masyarakat, dan mereka percaya bahwa mitos selama ini masih dipercayai. Namun anehnya, Junghuhn tetap berahasil mencapai puncak Gunung Patuha dan menemukan Kawah Putih tersebut.

Panorama Wisata Kawah Putih Ciwidey

Sama dengan namanya, obyek wisata Kawah Putih Bandung adalah sebuah danau yang mempunyai air berwarna putih yang menyuguhkan penampakan sangat indah. Ketika berkunjung kesana, kalian akan merasa bahwa ini seperti berada di negeri dongeng. Karena memang, lokasinya mirip dengan latar yang disajikan dalam cerita dongeng.
Mungkin ada yang beranggapan bahwa tempat seperti ini tidak akan ada di dunia. Faktanya, Bandung mempunyai tempat indah tersebut. Pemandangan air berwarna putih dengan kabut tebal yang turun perlahan membuat nuansa lebih eksotis. Di sekeliling lokasi tidak ditumbuhi tanaman apapun melainkan hutan mati. Meskipun hanya dihiasi oleh tanaman ranting – ranting pepohonan, tempat ini masih bagus bak negeri dongeng. Banya pula fotografer yang menunjuk Kawah Putih sebagai spot foto yang menarik, tapi belum banyak yang menajadikannya sebagai lokasi foto prewedding.

Kondisi cuaca yang dingin sangat cocok untuk kalian yang menginginkan suasana baru. Terutama bagi kalian yang tinggal di suhu cukup panas, Kawah Putih merupakan tempat yang recommended sekali. Kalian akan merasa rileks serta dapat menikmati pemandangan yang menyejukkan hati, damai, dan jauh dari keramaian di kota – kota besar.

Akses Menuju Kawah Putih
Jumlah pengunjung di Kawah Putih mengalami kenaikan yang banyak, terlebih jika hari libur datang. Bisa setiap hari obyek wisata ini bisa selalu ramai oleh pengunjung. Jika kalian ingin untuk berlibur kesana, akses yang dilalui cukup mudah. Berjarak 25 km dari pusat Kota Bandung, dan kalian bisa menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi.   

Kendaraan Pribadi
Rute yang bisa kalian pilih jika akan berkunjung ke Kawah Putih adalah melalui jalur Tol Purbaleunyi (pintu tol kawasan Kopo). Setelah itu menuju ke Jalan Kopo – Soreang. Dari Soerang, kalian akan sampi di Ciwidey, tidak jauh dari sana akan terlihat pintu masuk obyek wisata Kawah Putih.

Jika kalian datang dari Jakarta menggunakan kendaraan bermotor, terdapat 2 jalur yang bisa kalian pilih. Jalur pertama, Jakarta – Bandung via Purwakarta, dari sana kalian akan melintasi empat kota, Jakarta – Bekasi – Kabupaten Bekasi – Kerawang – Purwakarta – Bandung – Cimahi – dan terakhir Kota Bandung. Jalur kedua adalah melalui Jonggol, hanya saja waktu yang kalian butuhkan lebih lama daripada jalur pertama. Kalian akan melewati Puncak Bogor – Cianjur – Cimahi – dan Kota Bandung.

Kalian hanya ikuti saja sampai menuju di Padalarang. Selanjutnya menuju kea rah Soreang lewat Batujajar dan dilanjutkan ke Ciwidey. Dari sana sudah terlihat pintu masuk yang berada di sebelah kiri jalan. 

Jam Buka dan Tiket Masuk

Jika berencana untuk berlibur di Kawah Putih, kalian perlu untuk memperhatikan jadwal buka dan tutup tempat wisata tersebut. Kawah Putih memang dibuka setiap hari, namun mulai pukul 07.00 sampai 17.00 WIB.

Jadi, jika kalian datang terlalu sore, kalian belum bisa menikmati dengan puas keindahan Kawah Putih. Lebih baik untuk mempunyai banyak waktu sehingga bisa menikmati pemandangan di Kawah Putih tersebut. Sedangkan untuk harga tiket masuk sebesar Rp 18.000/orang dan untuk wisatawan mancanegara sebesar Rp 50.000/orang. Harga tersebut sangat murah jika yang kalian dapatkan adalah keindahan alam yang luar biasa, sangat sulit untuk ditemukan di obyek wisata lainnya.

Sekadar informasi, bahwa Bandung tekenal dengan kemacetannya. Jadi kalian bisa datang lebih pagi untuk menhindari itu semua. Dari pusat Kota Bandung menuju Kawah Putih dapat ditempuh sekitar 2 jam perjalanan dan bahkan bisa mencapai 3 jam. Jika saat siang hari, terkadang lebih panas karena terik sinar matahari. Sering juga jika obyek wisata Kawah Putih tertutup oleh kabut tebal dan diguyur hujan yang lebat.

Scroll To Top