Panorama Indah Pulau Flores Kelimutu

Wisata Indah Pulau Flores 

Indonesia adalah Negara kepulauan dengan sejuta potensi yang ada di dalamnya, mulai dari budaya di setiap daerah, obyek wisata, dan juga beraneka ragam  flora fauna. Hal unik lainnya adalah mengenai setiap daerah yang mempunyai ciri khas masing – masing. Beragam budaya, sejarah, hiburan, obyek wisata, semua dimiliki oleh Indonesia. Satu hal yang paling berkesan adalah potensi alam yang terdapat di Pulau Flores. Sebuah pulau tersembunyi yang berada di wilayah Indonesia bagian timur. Mereka rela berkunjung ke Flores untuk menyaksikan keindahan alam dari Gunung Danau Kelimutu. Penasaran mengenai keindahan yang dimiliki wisata satu ini? Simak informasi berikut ini, 

Danau Kelimutu adalah obyek wisata yang berada di puncak sebuah gunung yang sering disebut Kelimutu. Mempunyai keistimewaan yang tidak bisa kalian samakan dengan wisata yang lain, Danau Kelimutu sangat menarik perhatian para Traveller baik dalam negeri maupun luar negeri. Februari 1992 adalah bukti bersejarah dari obyek wisata Danau Kelimutu, di tahun tersebut tempat wisata ini di resmikan menjadi Taman Nasional dari sejumlah taman nasional di Kawasan Bali dan Nusa Tenggara. 

Taman Nasional ini berada di deretan puncak Gunung Kelimutu yang mempunyai ketinggian mencapai 1.690 Mdpl. Tidak hanya nama Danau tersebut yang menjadi perhatian, tempat ini dikenal juga dengan Danau Tiga Warna. Satu hal yang menjadi istimewa adalah, Danau Kelimutu mempunyai tiga buah kubangan atau kawah dengan warna yang berbeda – beda. 

Sebuah fenomena alam yang sangat langka karena tiga kawah ini berada di jarak yang cukup jauh, Namun tetap mempunyai warna air yang berbeda. Pada umumnya warna dari sebuah danau hanya berwarna merah, putih, dan juga biru, namun berbeda dengan Danau Kelimutu yang mempunyai 3 warna yang bisa berubah – ubah setiap waktunya, yaitu warna hijau, hitam, ataupun cokelat. Pernah suatu ketika seorang peneliti mencoba mengambil sampel air di danau tersebut, udara yang mereka ambil berubah warna menjadi bening seperti udara pada umumnya. 

Sejarah Danau Kelimutu

Wisata ini sering kali disebut dengan istilah Danau Tiga Warna, karena mungkin sering berubah – ubahnya warna Danau tersebut. Tapi, apakah kalian mengerti mengenai sejarah yang berada di danau cantik satu ini? Cerita ini berawal pada tahun 1915, ketika seorang warga Negara Belanda bernama Van Such Telen datang ke Gunung Kelimutu. Ketika perjalanan pulang, ia menyampaikan pesan kepada penduduk sekitar bahwa ada tiga buah danau dengan warna merah, biru, dan putih.

Para penduduk tidak langsung percaya mengenai perkataan tesebut, karena tiga warna yang mendukung Telen sama persis dengan bendera Negara Belanda. Hingga akhirnya penduduk penasaran, dan ingin membuktikan sendiri melintasi Danau Kelimutu. Setelah adanya penemuah sebuah lukisan karya Y, ini sekaligus menjadikan Danau Kelimutu semakin dikenal oleh banyak orang. Bouman pada tahun 1929Hingga kini, keindahan dan keunikan Danau Kelimutu semakin dikenal luas dan semakin terkenal diantara obyek wisata yang lainnya.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Mendaki ke Puncak

Obyek  wisata Kelimutu berlokasi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur dan turut masuk ke dalam wilayah Taman Nasional Kelmutu. Perjalanan menuju obyek wisata dapat ditempuh  dari Kota Kupang menggunakan pesawat terbang. Setibanya di Bandara Kota Kupang, disana sudah banyak ditemui jasa travel yang bisa kalian pilih untuk menuju ke Ende, Maumere. Untuk berjaga – jaga bisa kalian persiapkan uang tunai sekitar Rp 50.000 sampai Rp 60.000 untuk menggunakan jasa travel.

Jika ingin  lebih menghemat pengeluaran, bisa kalian coba menggunakan angkutan umum, setelah itu naik bus umum dengan jurusan Maumere atau Wolowau menuju Desa Moni. sesampainya di Desa tersebut, kalian sudah dekat dengan pegunungan Kelimutu. Dari sana kalian bisa memulai perjalanan menuju wilayah Gunung Kelimutu dengan menaiki ojek yang dibandrol sekitar Rp 50.000 untuk satu kali perjalanan.

Usahakan untuk datang berkunjung pada bulan Juni atau Agustus, karena di saat itulah Danau Kelimutu mempunyai view yang sangat indah. Karena pada bulan tersebut, kondisi cuaca disana cukup baik sehingga mampu dilewati dengan aman. Akan lebih memukau jika kalian bisa tiba antara jam 2 sampai 3 pagi. Ketika sampai di puncak, kalian akan melihat dengan hangat sang mentari yang perlahan muncul ke permukaan berpadu dengan keindahan alam yang menakjubkan.

Setibanya di puncak Gunung Kelimut, kalian akan melihat pemandangan yang indah dari tempat tersebut. Hijaunya alam Flores dan cantiknya Danau Kelimutu seakan menjadi anugerah yang lebih dari cukup bagi seorang pendaki. Danau ketiga yang berada di puncak ini dihadang oleh tebing yang curam dan sangat mudah longsor, sehingga kalian bisa menempuh jarak aman ketika berada di sekitar danau. Selain itu, tetaplah waspada dan berhati – hati, tidak hanya keindahan alamnya saja yang ada di Gunung Kelimutu, melainkan kawanan beberapa habitat juga hidup disana. Misalnya seperti Burung Hantu Wallace, Kancil Flores, dan juga Elang Flores. 

Mitos Danau Kelimutu




Sebagai pengetahuan kalian  juga, bahwa Danau Kelimutu mempunyai cerita mistis yang masih dipercaya. Tempat tersebut merupakan tempat bersemayamnya jiwa – jiwa dari orang yang sudah meninggal. Ketiga danau yang mempunyai warna berbeda tersebut, mempunyai nama masing – masing. Penduduk setempat memberi istilah  Danau Tiwu atau Mbupu yang berarti persemayaman roh orang tua yang meninggal. Danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai yang menjadi tempat roh orang muda yang meninggal, dan terakhir adalah Danau Tiwu Ata Polo yang menjadi tempat roh orang jahat yang dibunuh. Tiwu diambil dari bahasa lokal yang bermakna Danau. Dari ketiga danau tersebut, yang sering berubah warna adalah Tiwu Nuwa Muri Koo Fai menurut penduduk setempat. 

Hal mistis ini sudah dikenal sejak lama, bahkan sebelum diresmikan menjadi Taman Nasioanal. Penduduk setempat yakin bahwa ini pertanda bahwa manusia agar lebih berhati – hati. Kejadian ini pernah terjadi, beberapa peristiwa besar melanda Indonesia, pada tahun 1992 salah satu danau berubah menjadi coklat kemerahan. Pasca  terjadinya kejadian tersebut, Pulau Flores dilanda bencana gempa bumi yang memakan banyak korban jiwa. kejadian yang sama juga terjadi pada tahun 2004 ketika provinsi Nangro Aceh terkena Tsunami dan memakan banyak korban jiwa. masyarakat sekitar mempercayai bahwa Danau Kelimutu mempunyai kekuatan magis yang berpengaruh besar. Itu sebabnya mereka menjadikan Kelimutu sebagai tempat yang dikeramatkan.

Desa Moni



Jangan lupa untuk menyempatkan berkunjung di Desa Moni, ini juga tempat yang tidak kalah menarik dengan tempat wisata yang lain. Disana sudah banyak tersedia beberapa penginapan yang bisa kalian pilih untuk bermalam. Tarif yang diberikan juga beragam, diantaranya adalah Sao Ria Bungalow yang ditarif mulai Rp 150.000 sampai Rp 200.000 per malam. Satu hari bermalam di Desa Moni, kalian sudah mampu menikmati alam Taman Nasional Kelimutu dengan Flora dan Fauna yang beragam. Sejenak kalian akan lupa dengan rutinitas harian yang membosankan, apalagi jika dilakukan bersama teman – teman. Keindahan yang wajib untuk disyukuri.


Scroll To Top