Biro Perjalanan Haji Dan Umroh Tidak Hanya Soal Harga, Bagaimana Dengan Legalitasnya?



            Jika dilihat dari sudut pandang bisnis, ini merupakan salah satu peluang bisnis yang cukup besar dan menjanjikan, salah satunya adalah dengan menawarkan sebuah jasa perjalanan ibadah haji umroh, bisa juga berupa wisata yang berbasis religi. Mengapa saya bisa menyimpulkan hal yang demikian, pertama ibadah  haji merupakan salah satu dari lima rukun islam yang ada sedangkan ibadah haji ini merupakan ibadah yang wajib ditunaikan oleh mereka yang sudah mampu. Kedua, meskipun perekonomian yang ada di indonesia mengalami fluktuasi namun pendapatan yang diterima masyarakat selalu mengalami kenaikan, sehingga hal ini tentu akan menambah keinginan masyarakat Indonesia untuk menyempurnakan rukun Islam yang ke lima yaitu Haji.
            Besarnya potensi yang ada di Indonesia tentu tidak semua pihak memiliki niat baik untuk membuka jasa perjalanan Umroh dan Haji, justru besar kemungkinan akan terjadi banyak tindak kecurangan karena adanya potensi yang begitu besar. Kita bisa berkaca ke belakang dengan melihat ratusan agen travel yang terjaring kasus penipuan. Salah satunya adalah dengan memberikan iming-iming untuk menunaikan ibadah haji dengan bandrol harga yang sangat murah. Sedangkan nilai wajar untuk pemberangkatan ibadah haji dan umroh di Indonesia minimal adalah 20 juta rupiah. Saya mempunyai sedikit tips buat teman-teman yang ingin menunaikan ibadah haji ataupun umroh melalui biro perjalanan, diantaranya:
1.    Legalitas
Legalitas tidak hanya berisikan lembaran kertas yang berisi ketentuan-ketentuan, akan tetapi legalitas harus memiliki kekuatan hukum yang sesuai dengan peraturan dari suatu negara. Adapun untuk negara Indonesia pihak yang berwenang mengeluarkan legalitas ini adalah kementerian agama Republik Indonesia. Lukman hakim saifudin yang saat ini menjabat sebagai menteri agama sudah memaparkan bahwa mereka yang ingin menjadi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) diharuskan mengubah terlebih dahulu menjadi biro pariwisata, kemudian harus mepunyai izin dari pariwisata sekurang-kurangnya dua tahun beroperasi, dan melengkapi persyaratan administrasi seperti akte notaris, NPWP dan lain sebagaimya. Berikut adalah contoh surat izin yang sudah diakui legalitasnya oleh kementerian Agama
a.    SK Menteri Kehakiman dan HAM No: C-09317 HT.01.01.TH.2003
b.    Izin Usaha Kepariwisataan (BPW) No. 556.5.1/154/2003
c.    TDP No: 30,03,1,63,04602
d.   SIUP Jasa Biro Perjalanan No: 0174/30-03/PK/V/2003
e.    SIUP Perdagangan Barang No. 503.1/0744/30/PK/VII/2007
f.     SK Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah tentang Izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah No. 620 Tahun 2016
g.    SK Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah tentang Izin Penyelenggara Ibadah Haji Khusus No. 573 Tahun 2017
h.    Anggota AMPHURI dengan Nomor 08
Itulah beberapa surat izin yang sudah diakui kelegalannya dan ini harus dimiliki oleh setiap agen perjalanan ibadah haji dan umroh
2.    Harga
Harga adalah salah satu poin penting bagi masyarakat untuk menentukan biro jasa mana yang tepat dalam membantunya menunaikan ibadah haji dan umrah, hal ini dibuktikan dengan maraknya penawaran yang diberikan oleh biro perjalanan dengan harga yang tidak sesuai dengan nilai wajarnya, ditambah lagi dengan pemberangkatan yang sangat cepat tanpa harus antri panjang. Hal ini merupakan langkah yang harus diwaspadai oleh masyarakat awam. Beberapa tips berikut, mungkin bisa teman-teman praktikan dalam hal menentukan harga perjalanan ibadah haji dan umroh, diantaranya:
a.    Tentukan tanggal pemberangkatan sebelum melakukan pembayaran dan pastikan bahwa tanggal yang teman-teman pilih masih tersedia.
b.    Pilih daftar paket yang ditawarkan oleh instansi, dan pastikan paket tersebut sesuai dengan budget yang dimiliki. Tidak perlu memaksakan memilih paket unggulan jika ternyata budget yang dimiliki kurang.
c.    Jika paket sudah dipilih, selanjutnya adalah proses pembayaran. Pastikan dengan benar alamat pembayaran sudah sama dengan apa yang ditawarkan, terakhir adalah memilih metode pembayaran yang teman-teman inginkan.
d.   Jika masih ragu, teman-teman bisa menghubungi contact person yang dimiliki instansi. Jangan lupa untuk memberikan konfirmasi setelah melakukan pembayaran dan yang terakhir teman-teman bisa meminta bukti transaksi dari pembayaran yang sudah dilakukan.
    3.      Fasilitas
Apakah fasilitas begitu penting untuk diketahui pelanggan? Sangat penting tentunya. Bayangkan saja jika teman-teman tidak mengetahui apa saja yang diperoleh terlebih setelah pembayaran sudah dilakukan. Perjalanan ibadah haji ataupun umroh setidakknya memakan waktu minimal 10 hari, selama 10 hari apakah teman-teman tidak memerlukan sebuah penginapan? Tempat makan? transportasi? Sangat perlu bukan untuk menentukan juga fasilitas yang ditawarkan. Untuk itu teman-teman perlu menanyakan lebih awal mengenai apa yang di dapatkan dari paket yang sudah dipilih. Berikut beberapa contoh dari fasilitas yang diberikan oleh biro perjalanan ibadah haji dan umroh:
a.    Paket Umroh 9 hari
b.    Menuju langsung ke Kota Madinah
c.    Perjalanan dilakukan menggunakan maskapai Saudi Arabian, yang terdiri dari beberapa kelas seperti kelas ekonomi, kelas bisnis, kelas utama dan dilengkapi Bagasi berukuran 7kg, adanya toilet untuk penumpang, Airpot Lounge
d.   Penginapan berada di Hotel Mira Ajyad Kota Makkah bintang 3, hanya berjarak 250m dari Masjidil Haram, mempunyai fasilitas kamar full AC, dan layanan kamar selama 24 jam
e.    Selain itu pelanggan akan mendapatkan Visa umroh, bimbingan manasik, buku manasik, Handling. Air zam-zam, Perlengkapan Umroh, Tiket pesawat PP, Makan selama 3X sehari, dokumentasi perjalanan umroh/haji, dan asuransi tentunya.
Contoh fasilitas diatas adalah bentuk penawaran yang diberikan oleh biro perjalanan. Hal ini tentu sangat penting untuk diberitahukan lebih awal ke semua pelanggan sebelum melakukan pembayaran.
4.    Pemberangkatan
Bagi para jamaah haji dan umroh, pastinya keinginan terbesar yang mereka miliki tidak lain ialah keberangkatan, dimana semua jamaah disini inginnya pasti bisa berangkat secepatnya tanpa menunggu lama. Khusus untuk ibadah haji memang jangka waktu pemberangkatannya sangat lah lama. Mengapa? Karena untuk ibadah haji sendiri  tidak bisa dijalankan setiap waktu, sangat berbeda dengan ibadah umroh yang bisa dijalankan setiap saat dan kapan saja, sehingga jika pembayaran sudah lunas jamaah bisa segera diberangkatan. Tidak perlu waktu penundaan-penundaan yang lama hingga 2-3 tahun baru diberangkatkan.
 Bagaimana? Sangat sederhana bukan! Ini sebabnya mengapa perlu ketelitian dalam memilah biro perjalanan yang tepat. Sangat disayangkan jika ibadah yang diidam-idamkan gagal akibat salah memilih biro perjalanan yang sesuai, apalagi dana yang digunakan adalah dana yang sudah dikumpulkan bertahun-tahun lamanya.
Dari penjelasan yang saya sampaikan mulai dari legalitas, harga, fasilitas dan pemberangkatan, mungkin ada sebagian yang masih mengalami kebingungan. Saya ada nih biro perjalanan yang recommended buat kalian. Hayo, sudah tau belum? Yups Ahsanta Travel jawabannya. Sedikit informasi nih buat teman-teman, Ahsanta merupakan biro perjalanan Haji dan Umroh yang sudah memulai usahanya sejak tahun dua ribuan, ahsanta juga sudah mendapatkan izin operasional penyelenggara Haji dan Umroh Plus dari Departemen Agama sejak tahun 2003. Sedangkan  pada tahun 2016 Ahsanta mendapat ISO 9001:2015 yaitu sebuah penghargaan atas kualitas manajemen yang bermutu  dan berstandar internasional dari Bureau Veritas Perancis. Gimana nih? Masih nggak yakin atau malah pusing! Sekedar saran sih buat temen-temen yang masih bingung, kunjungi saja langsung website ahsanta tours & travel di http://www.ahsanta.com/ disana teman-teman bisa membaca lebih lengkap penjelasan yang diberikan dan pastinya lebih meyakinkan teman-teman ketika ingin memilih biro perjalanan Haji dan Umroh. Demikian penjelasan dari saya, next artikel insayallah saya akan kupas tuntas topik yang lebih seru tentunya.



Scroll To Top